JENIS-JENIS CERITA
Dongeng merupakan salah
satu jenis cerita yang akrab dengan kita.
Dongeng selalu menemani
hari-hari kita, entah di rumah atau di sekolah.
Dongeng membuat kita
ingin belajar membaca dan menulis. Dongeng juga membuat kreativitas kita
bertambah.
Dongeng termasuk cerita
fiksi. Cerita fiksi adalah cerita yang dibuat oleh pengarang, baik cerita yang
diambil dari kisah nyata maupun cerita yang benar-benar dibuat oleh pengarang.
Berikut adalah jenis-jenis cerita:
1. Fabel
•
Fabel adalah cerita
tentang kehidupan binatang. Namun, dunianya sama dengan dunia manusia.
•
Di dalam fabel,
binatang-binatang yang menjadi tokoh digambarkan memiliki perilaku seperti
manusia.
•
Jadi,
binatang-binatang itu bisa berbicara, berpikir, sekolah, bekerja, dan melakukan
aktivitas lain seperti manusia.
•
Bahkan, di dalam
fabel juga ada konflik antara hewan yang menjadi tokoh utama dengan hewan lain
yang ada di dalam cerita.
•
Contoh fabel
adalah cerita tentang kura-kura dan kelinci, kancil dan buaya, dan lain-lain.
2. Legenda
• Legenda adalah cerita yang mengisahkan tentang
asal-usul terbentuknya suatu tempat, seperti asal-usul terjadinya Gunung Tangkuban
Parahu.
• Cerita seperti ini biasanya berasal dari rakyat zaman
dahulu.
• O iya, rakyat yang tinggal di daerah itu biasanya
menganggap cerita legenda itu benar-benar terjadi.
• Kemudian, cerita legenda itu akan diceritakan kembali
turun-temurun hingga menjadi cerita yang sekarang ini kita ketahui.
3. Mite
• Mite merupakan cerita yang berasal dari rakyat di
sebuah daerah.
• Biasanya, mite menceritakan tentang tokoh gaib,
seperti dewa, peri, atau bahkan hantu.
• Salah satu contoh dari mite adalah cerita tentang Nyai
Loro Kidul dari Yogyakarta.
4. Sage
• Sage adalah kisah yang menceritakan kehebatan atau
kepahlawanan seseorang, misalnya kisah Jaka Tingkir.
• O iya, sage ini biasanya menyebar dari mulut ke mulut
dan juga diwariskan dari nenek moyang ke keturunannya.
•
Maka itu, lama
kelamaan, ceritanya bisa sedikit berubah, ada beberapa bagian yang bertambah
tapi juga bisa berkurang.
5. Komedi
•
Komedi adalah kisah yang berisi cerita jenaka (lucu), dan mengundang gelak tawa para pembacanya.
Bacalah cerita berikut!
Roro Jonggrang
Roro Jonggrang adalah seorang putri dari Kerajaan
Prambanan. Raja Prambanan, ayah Roro Jonggrang gugur dalam pertarungan melawan
Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging. Akibatnya, Bandung Bondowoso
menguasai Kerajaan Prambanan. Bandung Bondowoso yang tamak menginginkan Roro
Jonggrang sebagai permaisurinya. Roro Jonggrang yang tidak mau diperistri oleh
Bandung Bondowoso pun mengajukan sebuah syarat.
”Aku bersedia menjadi permaisurimu, Bandung Bondowoso.
Tetapi, ada syarat yang harus kau penuhi. Jika berhasil, aku akan menikah
denganmu. Namun, jika kau gagal izinkan aku pergi,” kata Roro Jonggrang.
”Apa pun yang kau minta akan aku penuhi, Roro
Jonggrang. Jika aku gagal memenuhinya, aku akan mengembalikan kerajaan ini
kepadamu,” sahut Bandung Bondowoso angkuh.
”Aku minta kau membangun seribu candi untukku. Semua
harus selesai sebelum matahari terbit esok.” Sahut Roro Jonggrang.
”Baiklah,
aku pasti berhasil memenuhi syarat yang kau buat.” Jawab Bandung Bondowoso
angkuh.
Bandung
Bondowoso meminta bantuan pasukan jin untuk membangun seribu candi. Dalam
sekejap, bangunan candi mulai tampak. Roro Jonggrang panik, dia mengadu kepada
Bi Sumi, dayang kepercayaannya. Bi Sumi mempunyai ide untuk menggagalkan
pekerjaan Bandung Bondowoso. Dia segera memerintahkan para dayang untuk
menumbuk lesung dan membakar jerami.
Suara
lesung bertalu-talu dan semburat api yang memerah di langit membuat suasana
seperti pagi hari. Ayam-ayam jantan berkokok bersahut-sahutan. Mendengar kokok
ayam jantan, pasukan jin terkejut.
”Hari
sudah pagi, kami harus pergi.” Teriak pasukan jin sambil bergegas meninggalkan
Bandung Bondowoso dan candi-candi yang telah mereka bangun.
Roro Jonggrang mendatangi Bandung Bondowoso. Roro
Jonggrang segera menghitung candi-candi yang sudah selesai. ”Candi-candi ini
hanya ada 999. Kurang satu candi.” Kata Roro Jonggrang kepada Bandung
Bondowoso. Bandung Bondowoso tidak percaya dengan perkataan Roro Jonggrang. Dia
segera menghitung banyak candi dan ternyata memang benar hanya ada 999 candi.
Bandung Bondowoso marah besar. ”Aku tidak akan kalah,
Roro Jonggrang. Aku akan mendapatkan seribu candi seperti yang kau inginkan.”
”Kenyataannya candi yang kau buat kurang satu, Bandung
Bondowoso. Kau tetap harus menepati janjimu.” Sahut Roro Jonggrang.
”Kalau begitu, akan kuubah kau menjadi candi keseribu.”
Dengan kesaktiannya, Bandung Bondowoso mengubah Roro
Jonggrang menjadi patung batu. Patung itulah yang menjadi candi keseribu.
Candi-candi itu hingga kini masih berdiri tegak di wilayah Prambanan.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1.
Apa yang dimaksud dengan cerita fiksi?
2.
Apa jenis cerita Roro Jonggrang di atas?
3.
Sebutkan jenis-jenis cerita!
4.
Siapa saja tokoh yang ada dalam cerita Roro Jonggrang?
5.
Apa yang dilakukan Roro Jonggrang untuk menolak lamaran Bandung Bondowoso?






0 komentar:
Posting Komentar