Rangkuman materi ipa, kurikulum 2013, kumpulan soal-soal latihan, ujian, penilaian harian, ukk

Jumat, 27 Maret 2020

Soal Latihan Bahasa Indonesia Tema 8 Subtema 3 Kelas IV Kurikulum 2013

Nelayan dan Ikan Mas

Dalam sebuah kisah diceritakan ada sepasang suami istri yang sudah tua dan hidup sederhana, sebut saja kakek dan nenek. Mereka tinggal di gubuk reot di tepi pantai. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, kakek bekerja sebagai nelayan. Nenek di rumah mengerjakan pekerjaan rumah.
Seperti hari-hari biasa, pagi itu kakek pergi ke laut mencari ikan. Kakek mencari ikan menggunakan jala. Hampir seharian kakek menjala, tetapi kakek belum juga mendapat ikan. Hingga akhirnya, jala kakek bergerak kencang. Kakek segera mengangkat jalanya. Ternyata kakek mendapat seekor ikan mas kecil.
Gambar nelayan sedang menjala ikan-ikan di laut
Alangkah terkejutnya kakek saat memegang ikan mas terdengar suara layaknya manusia. Suara itu berasal dari mulut ikan mas. Ternyata ikan mas hasil tangkapan kakek bisa berbicara. Ikan mas minta tolong kepada kakek untuk dilepas kembali ke laut. Sebagai imbalannya, ikan mas akan memenuhi segala permintaan kakek. Akibat rasa kaget, tanpa berpikir panjang kakek langsung melepas ikan mas kembali ke laut tanpa mengajukan permintaan apa pun.
Kakek pulang dengan tangan hampa karena seharian kakek tidak mendapatkan ikan. Tak pelak nenek yang sudah menunggu lama di rumah marah. Nenek bingung karena tidak ada yang bisa dimakan hari itu. Untuk menenangkan hati istrinya, kakek menceritakan pertemuannya dengan ikan mas ajaib yang bisa berbicara layaknya manusia dan berjanji mau memenuhi segala permintaannya. Mendengar cerita kakek, nenek tambah marah karena kakek tidak meminta apa pun dari ikan mas. Padahal hidup mereka serba kekurangan, bak cucian lapuk, dan tinggal di gubuk reot.
Nenek menyuruh kakek kembali ke laut dan mengajukan permintaan kepada ikan mas. Nenek menginginkan bak cucian yang baru. Akhirnya, kakek kembali ke laut dan meminta bak cucian baru kepada ikan mas. Sungguh ajaib, dalam waktu sekejap sudah ada bak cucian baru di depan rumah. Keajaiban itu, ternyata tidak membuat nenek bersyukur. Sebaliknya, nenek semakin serakah. Nenek menyuruh kakek kembali ke laut untuk mengubah gubuk reotnya menjadi rumah baru tanpa ada kayu lapuknya. Kakek pun menuruti keinginan nenek. Kembalilah kakek ke laut menemui ikan mas dan menyampaikan keinginan istrinya. Lagilagi terjadi keajaiban, sepulang dari laut rumah kakek sudah berubah menjadi rumah baru tanpa ada kayu lapuknya.
Sang nenek masih saja tidak puas dengan rumah barunya. Banyak permintaan yang nenek ajukan. Mulai dari istana, menjadi penguasa provinsi atau gubernur, dan menjadi ratu. Semua sudah kakek sampaikan kepada ikan mas dan terkabulkan. Dasar manusia serakah, ia ingin meminta lebih. Akhirnya, nenek menyuruh kakek meminta kepada ikan mas agar nenek menjadi dewi laut dan ikan mas menjadi pelayannya. Mendengar permintaan tersebut, ikan mas tidak menjawab apa pun dan langsung kembali berenang ke laut.
Ketika kakek pulang ke rumahnya, ia tidak melihat lagi istana dan pelayan-pelayan istrinya. Kakek hanya melihat gubuk reot dengan beberapa kayu lapuknya. Sementara nenek tampak duduk melamun memandangi bak cucian yang lapuk seperti sedia kala. Penyesalan atas keserakahan nenek pun tiada guna.

Berdasarkan cerita di atas, jawablah pertanyaan berikut!
1.    Mengapa cerita “Nelayan dan Ikan Mas” disebug sebagai cerita fiksi?
2.    Siapa sajakah tokoh-tokoh yang ada dalam cerita “Nelayan dan Ikan Mas”?
3.    Bagaimana sifat dari tokoh-tokoh dalam cerita “Nelayan dan Ikan Mas”?
4.    Hikmah apa yang bisa kamu petik dari cerita “Nelayan dan Ikan Mas”?
5.   Sikap apakah yang harus kita hindari agar kita bisa bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa?
Share:

Selasa, 17 Maret 2020

SOAL LATIHAN MATEMATIKA 1 KELAS IV SEMESTER 2

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1.    Jika dinyatakan dalam bentuk decimal, nilai  sama dengan ….

2.    Penaksiran terbaik dari 36 x 81 adalah ….

3.   Bu Dina membeli 7,2 kg anggur dan 3,36 kg jeruk. Berat buah yang dibeli Bu Dina sekitar … kg.

4.    Amatilah gambar di bawah ini!
Yang termasuk segi banyak beraturan adalah ….

5.    Perhatikan gambar di bawah ini!
Jika luas setiap persegi kecil adalah 9 cm2, keliling persegi besar adalah … cm.

6.  Suatu persegi Panjang mempunyai Panjang 21 cm dan lebar 12 cm. Luas persegi Panjang tersebut adalah … cm2

7.    Perhatikan gambar di bawah ini!


Diketahui luas segitiga di atas adalah 150 cm2. Keliling segitiga tersebut adalah … cm.

8.    Hitunglah besar sudut terkecil yang terbentuk dari:
     a. Pukul 02.00
     b. Pukul 07.30
     c. Pukul 10.15

Data di bawah ini untuk menjawab soal nomor 9 dan 10
Data hasil penilaian harian matematika kelas IV SD Matahari
6
6
7
6
8
5
7
8
8
7
7
5
6
7
5
6
9
8
7
5
6
8
6
7
7
7
8
8
6
9

9. Buatlah tabel dan diagram batang dari data di atas!

10. Tentukan:
     a. Berapa jumlah siswa dengan nilai tertinggi?
     b. Berapa jumlah siswa dengan nilai terendah?
     c. Berapa nilai dengan jumlah siswa paling sedikit?
     d. Berapa jumlah siswa kelas IV di SD Matahari?


Untuk pembahasan, bisa dilihat di video berikut:

Share:

Tema 8 Subtema 2 – Keunikan Daerah Tempat Tinggalku - Materi 1 Bahasa Indonesia

JENIS-JENIS CERITA

Dongeng merupakan salah satu jenis cerita yang akrab dengan kita.
Dongeng selalu menemani hari-hari kita, entah di rumah atau di sekolah.
Dongeng membuat kita ingin belajar membaca dan menulis. Dongeng juga membuat kreativitas kita bertambah.
Dongeng termasuk cerita fiksi. Cerita fiksi adalah cerita yang dibuat oleh pengarang, baik cerita yang diambil dari kisah nyata maupun cerita yang benar-benar dibuat oleh pengarang.
Berikut adalah jenis-jenis cerita:
1. Fabel
       Fabel adalah cerita tentang kehidupan binatang. Namun, dunianya sama dengan dunia manusia.
       Di dalam fabel, binatang-binatang yang menjadi tokoh digambarkan memiliki perilaku seperti manusia.
       Jadi, binatang-binatang itu bisa berbicara, berpikir, sekolah, bekerja, dan melakukan aktivitas lain seperti manusia.
       Bahkan, di dalam fabel juga ada konflik antara hewan yang menjadi tokoh utama dengan hewan lain yang ada di dalam cerita.
       Contoh fabel adalah cerita tentang kura-kura dan kelinci, kancil dan buaya, dan lain-lain.
2. Legenda
       Legenda adalah cerita yang mengisahkan tentang asal-usul terbentuknya suatu tempat, seperti asal-usul terjadinya Gunung Tangkuban Parahu.
       Cerita seperti ini biasanya berasal dari rakyat zaman dahulu.
       O iya, rakyat yang tinggal di daerah itu biasanya menganggap cerita legenda itu benar-benar terjadi.
       Kemudian, cerita legenda itu akan diceritakan kembali turun-temurun hingga menjadi cerita yang sekarang ini kita ketahui.
3. Mite
       Mite merupakan cerita yang berasal dari rakyat di sebuah daerah.
       Biasanya, mite menceritakan tentang tokoh gaib, seperti dewa, peri, atau bahkan hantu.
       Salah satu contoh dari mite adalah cerita tentang Nyai Loro Kidul dari Yogyakarta.
4. Sage
       Sage adalah kisah yang menceritakan kehebatan atau kepahlawanan seseorang, misalnya kisah Jaka Tingkir.
       O iya, sage ini biasanya menyebar dari mulut ke mulut dan juga diwariskan dari nenek moyang ke keturunannya.
       Maka itu, lama kelamaan, ceritanya bisa sedikit berubah, ada beberapa bagian yang bertambah tapi juga bisa berkurang.
5. Komedi
       Komedi adalah kisah yang berisi cerita jenaka (lucu), dan mengundang gelak tawa para pembacanya.

Bacalah cerita berikut!
Roro Jonggrang
Roro Jonggrang adalah seorang putri dari Kerajaan Prambanan. Raja Prambanan, ayah Roro Jonggrang gugur dalam pertarungan melawan Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging. Akibatnya, Bandung Bondowoso menguasai Kerajaan Prambanan. Bandung Bondowoso yang tamak menginginkan Roro Jonggrang sebagai permaisurinya. Roro Jonggrang yang tidak mau diperistri oleh Bandung Bondowoso pun mengajukan sebuah syarat.
”Aku bersedia menjadi permaisurimu, Bandung Bondowoso. Tetapi, ada syarat yang harus kau penuhi. Jika berhasil, aku akan menikah denganmu. Namun, jika kau gagal izinkan aku pergi,” kata Roro Jonggrang.
”Apa pun yang kau minta akan aku penuhi, Roro Jonggrang. Jika aku gagal memenuhinya, aku akan mengembalikan kerajaan ini kepadamu,” sahut Bandung Bondowoso angkuh.
”Aku minta kau membangun seribu candi untukku. Semua harus selesai sebelum matahari terbit esok.” Sahut Roro Jonggrang.
”Baiklah, aku pasti berhasil memenuhi syarat yang kau buat.” Jawab Bandung Bondowoso angkuh.
Bandung Bondowoso meminta bantuan pasukan jin untuk membangun seribu candi. Dalam sekejap, bangunan candi mulai tampak. Roro Jonggrang panik, dia mengadu kepada Bi Sumi, dayang kepercayaannya. Bi Sumi mempunyai ide untuk menggagalkan pekerjaan Bandung Bondowoso. Dia segera memerintahkan para dayang untuk menumbuk lesung dan membakar jerami.
Suara lesung bertalu-talu dan semburat api yang memerah di langit membuat suasana seperti pagi hari. Ayam-ayam jantan berkokok bersahut-sahutan. Mendengar kokok ayam jantan, pasukan jin terkejut.
”Hari sudah pagi, kami harus pergi.” Teriak pasukan jin sambil bergegas meninggalkan Bandung Bondowoso dan candi-candi yang telah mereka bangun.
Roro Jonggrang mendatangi Bandung Bondowoso. Roro Jonggrang segera menghitung candi-candi yang sudah selesai. ”Candi-candi ini hanya ada 999. Kurang satu candi.” Kata Roro Jonggrang kepada Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso tidak percaya dengan perkataan Roro Jonggrang. Dia segera menghitung banyak candi dan ternyata memang benar hanya ada 999 candi.
Bandung Bondowoso marah besar. ”Aku tidak akan kalah, Roro Jonggrang. Aku akan mendapatkan seribu candi seperti yang kau inginkan.”
”Kenyataannya candi yang kau buat kurang satu, Bandung Bondowoso. Kau tetap harus menepati janjimu.” Sahut Roro Jonggrang.
”Kalau begitu, akan kuubah kau menjadi candi keseribu.”
Dengan kesaktiannya, Bandung Bondowoso mengubah Roro Jonggrang menjadi patung batu. Patung itulah yang menjadi candi keseribu. Candi-candi itu hingga kini masih berdiri tegak di wilayah Prambanan.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1.    Apa yang dimaksud dengan cerita fiksi?
2.    Apa jenis cerita Roro Jonggrang di atas?
3.    Sebutkan jenis-jenis cerita!
4.    Siapa saja tokoh yang ada dalam cerita Roro Jonggrang?
5.    Apa yang dilakukan Roro Jonggrang untuk menolak lamaran  Bandung Bondowoso?

Share:

Arsip Blog